You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
167 Petugas Wilayah Jakarta Pusat Siaga Tangani Sampah Pada Malam Takbir
photo Doc - Beritajakarta.id

167 Petugas Kebersihan Jakpus Siaga Selama Malam Takbiran

167 petugas kebersihan Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Pusat akan disiagakan menyisir sampah di wilayah selama perayaan malam takbiran hingga menjelang pelaksanaan Salat Idul Fitri atau Salat Id.

Ada 167 petugas yang kami siagakan untuk penanganan sampah di malam takbiran nanti

Kepala Sudin LH Jakarta Pusat, Marsigit mengatakan, 167 personel yang dikerahkan terdiri dari 20 petugas pengawas, 38 pengemudi truk pengangkut sampah dan 109 petugas pengangkut sampah. Para personel tersebut akan bersiaga sejak pukul 19.00 hingga menjelang pelaksanaan Salat Id.

"Ada 167 petugas yang kami siagakan untuk penanganan sampah di malam takbiran nanti," ujarnya, Sabtu (23/5).

221 Petugas Kebersihan Siaga Saat Malam Takbiran di Jakbar

Marsigit menjelaskan, para personel tingkat kota akan ditugaskan sebanyak 51 orang untuk menyisir sampah di kawasan Monas hingga MH Thamrin. Sementara personel di tingkat kecamatan disiagakan 14 hingga 18 petugas kebersihan.

Selain personel, pihaknya juga menyiagakan 38 kendaraan yang terdiri dari delapan unit compactor, tiga unit typer, sembilan unit mobil pickup, dua unit kendaraan anorganik dan 16 unit road sweeper.

"Untuk tiap kecamatan kita siagakan satu unit mobil pickup dan compactor," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1210 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1203 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1013 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye968 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye870 personBudhi Firmansyah Surapati